Jakarta – Nama Firdaus Dewilmar semakin mencuat sebagai kandidat kuat untuk menduduki posisi Jaksa Agung menggantikan ST. Burhanunuddin. Berbekal pengalaman panjang di bidang hukum dan rekam jejak yang solid, Firdaus dianggap sebagai sosok yang mampu membawa perubahan di Kejaksaan Agung menggantikan mantan bosnya.

Karier Firdaus Dewilmar di dunia hukum telah melalui berbagai tahapan penting, mulai dari jabatan di wilayah hingga mendapatkan bintang 3 pada posisi terakhir Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Kejagung. Masa akhir tugas di Korps Kejaksaan barulah seumur jagung, beliau purna tugas April 2024.Perannya dalam menangani berbagai kasus, Konsistensi reformasi dalam penegakan hukum serta komitmennya terhadap kelembagaan menjadikan namanya kian diperhitungkan sebagai calon yang potensial yang akan menyentuh Presiden Prabowo untuk memilihnya.
Selain pengalamannya yang luas, Firdaus juga dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang tegas namun tetap mengedepankan prinsip keadilan. Kemampuannya dalam mengelola organisasi dan membangun sinergi di berbagai tingkat kelembagaan dinilai sebagai nilai tambah dalam menghadapi tantangan di institusi kejaksaan.

Seiring dengan semakin meningkatnya proses seleksi, Firdaus Dewilmar digadang-gadang sebagai figur yang memiliki visi yan jelas dalam memperkuat institusi kejaksaan dan penegakan hukum. Keberhasilannya dalam menjalankan berbagai program hukum di tingkat daerah maupun pusat menjadi bukti nyata atas dedikasi dan profesionalismenya.
Dengan berbagai capaian yang telah diraih, Firdaus Dewilmar dinilai siap membawa Kejaksaan Agung ke arah yang lebih baik di tengah tuntutan masyarakat terhadap penegakan hukum yang lebih transparan dan berkeadilan.